Alami Gangguan Fungsi Hati Hingga Perut Membengkak, Ayyas Bayi 8 Bulan di Luwuk Butuh Bantuan Para Dermawan

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Kondisi memprihatinkan dialami ananda Ayyas Muzaki Husin, balita delapan bulan. Ayyas didiagonosa menderita gangguan fungsi hati yang menyabkan perut membengkak.

Saat ini, ananda Ayyas telah dirujuk ke Makassar untuk menjalai operasi. Bermodalkan jaminan kesehatan dari pemerintah melalui BPJS Kesehatan. Namun ini tentunya tidak serta merta mencukupi keseluruhan biaya pengobatan dan kebutuhan ananda Ayyas selama di Makassar.

Bacaan Lainnya

Ayah ananda Ayyas hanya berprofesi sebagai tukang ojek, dan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga. Sehingga keluarga ananda Ayyas sangat membutuhkan uluran tangan dari para sahabat dermawan.

Melihat kondisi ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Luwuk Banggai melakukan campaign penggalangan donasi untuk membantu ananda Ayyas Muzaki Husain yang masih berusia delapan bulan. Penggalangan donasi pun dilakukan sejak 11 Januari 2022 melalui Program Mobile Social Responsibility Medis.

Tim dokter RSUD Luwuk mendiagnosa bahwa ananda menderita gangguan fungsi hati yang menyebabkan perutnya membengkak. “Kampanye penggalangan donasi untuk Ananda Ayyas dilakukan juga secara nasional melalui kanal crowfunding dari ACT yakni di Indonesia Dermawan di link https://indonesiadermawan.id/campaign/27902/alami-gangguan-fungsi-hati-ayyas-butuh-penanganan-medis,” ujar Pimpinan ACT Luwuk Banggai, Mulyadi Lapago kepada Banggai Raya, Rabu (12/1/2022).

Penggalangan dana yang dilakukan secara nasional ini kata Mulyadi, agar lebih banyak lagi donator yang membantu Ananda Ayyas. Tidak hanya para sahabat dermawan yang ada di Kabupaten Banggai namun sahabat dermawan yang ada di seluruh Indonesia.

Bagi masyarakat yang ingin membatu Ananda Ayyas, dapat menghubungi nomor telepon ACT Luwuk 0821 8038 1184 atau juga dapat berdonasi secara langsung melalui rekening Bank BSI dengan nomor rekening 7164170475 an. Aksi Cepat Tanggap dengan mengirimkan bukti transfer pada nomor wa di atas. (*)

Penulis: Jajad Sudrajad

Pos terkait