Aktif Mengurus Kemanusiaan, Bupati Banggai Imbau Pengurus PMI dari Non Partai Politik

BANGGAI RAYA- Bupati Banggai, H. Amirudin yang juga Pelindung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai Periode 2023-2028 mengimbau, agar struktur pengurus PMI Banggai diisi oleh orang-orang non partai politik.

Agar dalam menjalankan atau mengurus di bidang kemanusiaan selalu aktif dan netral.

Hal itu disampaikan Bupati Banggai, H. Amirudin saat memberikan sambutan pada acara pelantikan Pengurus PMI Kecamatan se Kabupaten Banggai, Selasa (6/2/2024) pagi, di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat, DSLNG Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara

“Sedikit saya sampaikan bahwa ada yang bertanya kenapa ada Plt ketua, karena sejumlah pengurus adalah merupakan pengurus partai,” jelas bupati.

Tapi, Ia mengimbau, sekedar saran melalui kesempatan ini, agar kedepannya, bahwa untuk tidak ada kepentingan politik.

Kalau didengar tadi kata dia, pembacaan 7 prinsip dasar gerakan Internasional palang merah dan bulan sabit merah di poin ke-3 tentang kenetralan.

“PMI tidak ada kepentingan politik. Sehingga, semuanya bisa berjalan dengan baik, dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda),” harapnya.

BACA JUGA:  Presiden PKS Instruksikan Kader Menangkan Sulianti Murad di Pilkada Banggai

Sebab kata orang nomor satu di daerah ini, kalau pemerintah itu pastinya netral. Yang tidak netral itu hanya saat diangkat dan diusung.

Setelah dilantik jadi bupati sambung dia, tidak boleh, harus tetap netral, ya harus netral. Karena ini adalah kepentingan rakyat, juga kepentingan orang banyak yang harus dijalankan.

BACA JUGA:  DPRD-Bupati Banggai Sepakati KUA PPAS Tahun 2025

“Insya Allah, seperti bapak-bapak camat ini pasti akan netral. Ya, oleh sebab itu, kami ucapkan terima kasih atas pelantikan pengurus kecamatan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Plt Ketua PMI Kabupaten Banggai, Sahraen Sibay menyampaikan, seluruh Pengurus PMI Banggai berjumlah 20 orang. Tapi yang bertugas hingga saat ini sebanyak 12 orang, sisanya 8 orang masih non aktif.

“Mereka masih mengikuti konsestan pada Pemilu 2024 ini,” kata Sahraen Sibay. RUM