712 Orang Masuk Bangkep di Tengah Badai Corona

BANGGAI RAYA- Bupati Banggai Kepulauan Rais D Adam mengungkapkan sebanyak 712 orang telah memasuki wilayah Banggai Kepulauan di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19). Ia mengaku khawatir karena sebagian dari mereka adalah mahasiswa yang datang dari daerah terpapar Covid-19.

“Pemda Bangkep gencar melakukan penjagaan di setiap pintu masuk pelabuhan yang ada di wilayah Pulau Peling. Saat ini sudah ada 712 orang yang masuk di kabupaten Bangkep,” demikian Bupati Bangkep, Rais Adam dalam Rapat koordinasi (Rakor) dengan Gubernur Longki Djanggola melalui Vidio Conference di ruangannya, Selasa (31/03/20).

BACA JUGA:  Kelulusan Siswa Kelas 12 Dari 24 SMK di Banggai Capai 99,35 Persen, 9 Tidak Lulus 
BACA JUGA:  Berkas Tiga Bakal Calon Rektor Unismuh Luwuk Resmi Diserahkan ke PWM Sulteng

Dari 712 orang tersebut, menurutnya kebanyakan mahasiswa berasal dari luar kota, provinsi bahkan ada yang berasal dari pulau Jawa. “Setiap penumpang yang turun dari kapal, langsung dilakukan penyemprotan disinfektan serta didata riwayat perjalanannya dan keluhannya ,” kata Rais Adam.

Dia menambahkan, untuk penyebrangan kapal dari Kabupaten Banggai (Luwuk) sudah di atur waktunya. “Hal ini tidak lain untuk lebih mengantisipasi penyebaran virus Corona, ” ucapnya.

BACA JUGA:  Swadaya, Warga Jaya Makmur Bangun Jalan Kantong Produksi untuk Mudahkan Angkut Hasil Pertanian 

Gubernur  Longki Djanggola berpesan kepada Bupati Bangkep, terkait waktu penyebrangan kapal laut harus berkoordinasi dengan bupati di daerah tetangga misalnya Banggai dan Balut agar tidak merugikan masyarakat nantinya. SAM