38 Napi Lapas Luwuk Terima Remisi Natal

  • Whatsapp

BANGGAI RAYA- Sebanyak 38 narapidana dan anak pidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk mendapatkan remisi khusus Hari Natal Tahun 2021. Remisi tersebut diserahkan saat Perayaan Natal 2021, bertempat di Gereja El Roy Lapas Luwuk, Sabtu (25/12/2021).

Mereka para narapidana dan anak pidana menerima remisi berbeda-beda. Tiga orang mendapatkan remisi 15 hari, 28 orang mendapatakn remisi tahanan 1 bulan dan tujuh orang mendapatkan remisi 1 bulan 15 hari.

Bacaan Lainnya

Perayaan dan ibadah Natal 2021 dipimpin oleh Pendeta Anna Aintjo, S.PAK, juga dihadiri Kalapas Kelas IIB Luwuk, Yugo Indra Wicaksi dan Kasie Binadik Giatja, Mahasar, pegawai serta warga binaan pemasyarakatan yang beragama Kristen.

Kasi Binadik Giatja Lapas Luwuk, Mahasar saat membacakan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan nomor PAS-UM.01.01-97, tertanggal 20 Desember 2021 mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan remisi khusus Hari Natal Tahun 2021 kepada narapidana dan anak pidana di Lapas, Rutan dan LPKA dimohon perhatian saudara untuk memerintahkan kepala Divisi Pemasyarakatan, Kepala Lapas/Rutan/ LPKA untuk melaksanakan acara pemberian remisi khusus Natal Tahun 2021 bagi narapidana dan anak pidana.

“Dengan ketentuan sebagai berikut, acara dilaksanakan secara mandiri di Lapas/Rutan/LPKA pada masing-masing wilayah pada hari Sabtu, 25 Desember 2021. Pelaksanaan acara dikuti oleh perwakilan narapidana dan anak pidana dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan adaptasi kebiasaan baru guna mencegah penyebaran Covid-19,” kata Mahasar.

Lebih lanjut, Ia menbacakan, pada acara pemberian remisi khusus Natal tahun 2021 agar dibacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dan pemberian surat keputusan remisi khusus Natal tahun 2021 secara simbolis kepada narapidana dan anak pidana.

Kemudian mempublikasikan kegiatan acara pemberian remisi khusus Natal tahun 2021 bagi narapidana dan anak pidana melalui media sosial dan melaporkan kepada Kepala kantor Wilayah dan Direktur Jenderal Pemasysarakatan .

“Mengingat keterbatasan anggaran agar pelaksanaannya dilaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi rasa khidmat. Memerintahkan kepada Divisi Pemasyarakatan melaksanakan monitoring dan evaluasi terkait acara pemberian remisi khusus Natal Tahun 2021 dan penetapan narapidana dan anak pidana yang tidak memenuhi syarat diusulkan remisi oleh Kepala Lapas/Rutan/LPKA, sesuai Pasal 17 Ayat 4 Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat,” katanya.

Pada kesempatan itu pula, Kalapas Kelas IIB Luwuk, Yugo Indra Wicaksi membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly. (*)

Penulis: Muh Rum Lengkas
Editor: Sutopo Enteding

Pos terkait