3.130 Kendaraan Bermotor di Banggai Menunggak Pajak

  • Whatsapp
: Ilustrasi kendaraan roda dua di Luwuk. FOTO RUM LENGKAS

BANGGAI RAYA- Selama periode Januari hingga Oktober 2022, tercata sebanyak 3.130 unit kendaraan bermotor yang tersebar di Kabupaten Banggai masih menunggak pajak kendaraan. Total tunggakan itu jika dinominalkan mencapai di angka Rp1,5 Miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Penetapan dan Penagihan, Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Wilayah V Provinsi Sulawesi Tengah, Yaptho K. Mamonto, SH, M.Si kepada Banggai Raya, Selasa (15/11/2022).

Bacaan Lainnya

“Untuk tunggakan kendaraan dari Januari sampai dengan Oktober 2022 sebanyak 3.130 unit dengan jumlah uang kurang lebih Rp1.5 Miliar,” ungkap Yaptho K. Mamonto.

Sebelumnya, sesuai data per Juli 2022, kendaraan bermotor yang menunggak pajak sebanyak 22.610 unit. Ini penunggakan pajak kendaraan bermotor tahun 2021 hingga 2022.

Mulai berkurang hingga tahun 2022 ini kata dia, karena dilakukan penekanan terhadap tunggakan pajak tersebut dengan melakukan kunjungan ke rumah-rumah wajib pajak.

“Untuk menekan tunggakan, kami melakukan yaitu giat super PKB door to door ke rumah-rumah wajib pajak. Terus aksi tempel-tempel (ATT) sama penegakan hukum (Gakum),” katanya.

Ia berharap, dengan adanya Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 51 Tahun 2022, tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Berupa Denda PKB dan Pengurangan Pokok BBN-KB II, bisa meringankan wajib pajak.

Penghapusan denda atau sanksi administrasi yang berlaku tanggal 10 November hingga 31 Desember 2022, bisa menekan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

“Semoga para wajib pajak di Kabupaten Banggai untuk segera membayar pajak kendaraan bermotor. Semua itu, guna untuk membangun daerah Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju, khususnya wilayah di Kabupaten Banggai,” tekan Yaptho K. Mamonto menambahkan. RUM

Pos terkait