15 Orang Jalani Karantina di Mess BKPSDM

BANGGAI RAYA- Bagi warga Kabupaten Banggai yang menjadi pelaku perjalanan atau baru tiba dari kawasan yang sudah terpapar virus corona atau Covid-19, diminta oleh pemerintah daerah untuk melakukan karantina mandiri demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Namun untuk warga yang datang dari kawasan terpapar itu, dan tak memiliki lokasi karantina mandiri, maka Pemda Banggai menyediakan lokasi khusus yakni asrama atau mess BKPSDM yang terletak di samping kantor BKPSDM Banggai, kawasan Kilo Lima, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan.

BACA JUGA:  Swadaya, Warga Jaya Makmur Bangun Jalan Kantong Produksi untuk Mudahkan Angkut Hasil Pertanian 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam kepada wartawan, Senin (20/4/2020) mengatakan, sejak dioperasikan beberapa pekan lalu, sudah 15 orang yang menjalani karantina di mess tersebut.

“Sampai hari ini, sudah 15 orang yang menjalani karantina mandiri, dan tiga di antaranya telah selesai atau sudah menjalani karantina selama 14 hari, serta dinyatakan sehat oleh tim medis,” kata Nurmasita.

BACA JUGA:  Momen Halalbihalal di Nambo, Bupati Banggai Bagikan Sertifikat Tanah

Mereka yang melakukan karantina di mess BKPSDM itu kata dia, adalah pelaku perjalanan dari Makassar, Manado dan Kendari.

Selama menjalani karantina mandiri di mess tersebut, Pemda Banggai bekerja sama dengan salah satu ormas keagamaan menjamin konsumsi dengan menu sehat untuk warga yang menjalani karantina selama 14 hari di mess tersebut.

BACA JUGA:  Diguyur Hujan Sehari Penuh, Pusat Kota Luwuk Banjir Sampah dan Lumpur

Selain itu kata Nurmasita, tim gugus juga menugaskan Puskesmas Simpong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap hari, terhadap warga yang dikarantina. “Secara rutin, tim gugus tugas Puskesmas Simpong melakukan pemeriksaan di asrama BKPSDM,” ujarnya. DAR