1.104 Hektare Sawah Kekeringan, Bupati Banggai Tinjau Langkah Penanganan

BANGGAI RAYA-Sebanyak 1.104 hektar sawah di dua kecamatan yakni Toili dan Moilong di Kabupaten Banggai, mengalami kekeringan ringan dan sedang. Kondisi kekeringan terbagi menjadi kategori ringan untuk 790 hektar dan kategori sedang untuk 314 hektar, sedangkan kategori berat dan puso tidak terjadi.

Bupati Banggai Amirudin didampingi oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Pemadam Kebakaran, dan Camat Toili, melakukan kunjungan ke lokasi terdampak kekeringan di Kecamatan Toili dan Moilong tersebut.

BACA JUGA:  7.000 Suara Calon DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang Tiba-tiba Raib, Ada Apa KPU Sulteng?

Dampak kekeringan yang terjadi mencakup luas lahan seluas 883 Ha di Kecamatan Toili dan 221 Ha di Kecamatan Moilong, dengan total keseluruhan mencapai 1.104 Ha.

BACA JUGA:  Golkar Unggul di Banggai Kepulauan, Kursi Ketua DPRD Lepas dari NasDem

Bupati Amirudin secara langsung meninjau situasi di Desa Tirtasari dan Desa Sentral Timur, serta Bendungan Singkoyo, pada Minggu (11/2/2024).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari upaya penanganan kekeringan dengan pembuatan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) atau sumur suntik, serta bantuan alkon untuk mengatasi kekeringan sawah, termasuk bantuan gabang (selang pompa air) sepanjang 800 meter.

BACA JUGA:  Gunakan Kapal Penumpang, Kabupaten Banggai Laut Antarpulaukan Ratusan Boks Ikan Setiap Hari

Pemerintah Kabupaten Banggai berkomitmen melakukan antisipasi menghadapi tantangan kekeringan dan memberikan solusi konkret untuk masyarakat petani.

Bupati Amirudin bersama dengan tim terkait terus berupaya untuk memastikan keberlangsungan pertanian di daerah tersebut.**

Pos terkait